Abstract:
Frinaldo Chandika Sumalu, NRP. 364210918, “Penerapan Standar Operasional
Prosedur (SOP) Pengoperasian Reefer Container Terhadap Ketidaksesuaian
Pengaturan Suhu Berdasarkan Jenis Muatan di Atas kapal MV. Ever Candid”.
Skripsi ini membahas tentang penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP)
dalam pengoperasian reefer container terhadap ketidakstabilan pengaturan suhu
berdasarkan jenis muatan di atas kapal MV. Ever Candid. Latar belakang penelitian ini
didasarkan pada temuan langsung di lapangan bahwa ketidaksesuaian penerapan SOP
dapat menyebabkan terjadinya kenaikan suhu, penyimpangan nilai set point dan ancaman
kerusakan pada perishable cargo. Sistem pengaturan suhu pada reefer container
memerlukan perhatian khusus, karena setiap jenis muatan memiliki karakteristik yang
berbeda dan membutuhkan pengaturan suhu yang akurat selama proses pelayaran di atas
kapal. Fokus penelitian ini untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya ketidakstabilan
pengaturan suhu pada reefer container berdasarkan jenis muatan, serta mengevaluasi
kepatuhan awak kapal terhadap SOP. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan solusi
yang tepat untuk masalah-masalah tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teknik
pengumpulan data berupa studi pustaka, studi dokumentasi dan observasi. Berdasarkan
hasil penelitian, ditemukan bahwa penyebab terjadinya ketidakstabilan pengaturan suhu
pada reefer container berdasarkan jenis muatan yaitu bisa dari berbagai macam faktor
seperti, faktor manusia, faktor lingkungan, dan juga faktor alat. Edukasi tentang
penerapan SOP dalam pengaturan suhu yang benar dan konsisten sangat di perlukan
terhadap perwira di atas kapal yang menggunakan reefer container.
Solusi yang didapatkan dalam penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan
pelatihan dan pembinaan awak kapal terkait SOP pengoperasian reefer container,
pelaksanaan pengecekan prosedural sebelum muatan di-setting, serta pengawasan berkala
terhadap kondisi teknis unit pendingin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan
penerapan SOP yang benar dan konsisten, serta analisis akar masalah menggunakan
pendekatan Fishbone Diagram, berbagai risiko ketidakstabilan suhu dapat diminimalkan
sehingga mutu muatan dapat tetap terjaga selama proses pelayaran.