Abstract:
Araffi, Muhammad Rizal. 2025 “Fresh Water Generator (FWG) merupakan peralatan
vital di atas kapal yang berfungsi untuk memproduksi air tawar dari air laut guna
menunjang kebutuhan operasional dan konsumsi awak kapal. Namun, kinerja FWG
sering mengalami penurunan akibat pengaruh salinitas air laut yang tinggi, kandungan
Total Dissolved Solids (TDS), pembentukan kerak (scale), fouling, serta kondisi
lingkungan perairan yang bervariasi sepanjang rute pelayaran. Penelitian ini bertujuan
untuk mengidentifikasi pengaruh salinitas air laut terhadap kinerja FWG serta
merumuskan alternatif pemecahan masalah yang efektif dalam mempertahankan
kuantitas produksi air tawar di kapal.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan
studi kasus, yang didukung oleh data observasi lapangan, wawancara dengan kru mesin,
serta studi literatur. Analisis permasalahan dilakukan menggunakan metode fishbone
diagram untuk mengidentifikasi akar penyebab gangguan kinerja FWG yang ditinjau dari
aspek machine, material, measurement, dan environment. Selanjutnya, alternatif
pemecahan masalah dianalisis berdasarkan kelebihan, kekurangan, serta estimasi waktu
efektivitas penerapannya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa fluktuasi salinitas dan tingginya TDS air laut
berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pembentukan kerak pada evaporator,
penurunan efisiensi perpindahan panas, serta meningkatnya beban kerja sistem.
Penerapan sensor salinitas real-time, pengaturan operasional berbasis kondisi perairan,
penggunaan bahan kimia anti-scaling, serta peningkatan sistem pre-treatment dan
pengendalian operasional terbukti mampu menekan risiko kerusakan dan menjaga
stabilitas produksi air tawar. Dengan penerapan solusi yang tepat dan berkelanjutan,
kinerja FWG dapat dioptimalkan sehingga kuantitas air tawar yang dihasilkan tetap
terjaga secara aman dan efisien."