<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>DIV - Nautika</title>
<link>http://repository.stipjakarta.ac.id//handle/123456789/73</link>
<description/>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 03:19:16 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-06-18T03:19:16Z</dc:date>
<item>
<title>PENTINGNYA PENGGUNAAN PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT (PPE) DALAM MENGURANGI RISIKO KECELAKAAN KERJA DI KAPAL TNS DEFENDER</title>
<link>http://repository.stipjakarta.ac.id//handle/123456789/5541</link>
<description>PENTINGNYA PENGGUNAAN PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT (PPE) DALAM MENGURANGI RISIKO KECELAKAAN KERJA DI KAPAL TNS DEFENDER
ARATUA MANIK, JOSEPHINUS
Josephinus Aratua Manik, 2025. “PENTINGNYA PENGGUNAAN PERSONAL&#13;
PROTECTIVE EQUIPMENT (PPE) DALAM MENGURANGI RISIKO&#13;
KECELAKAAN KERJA DI KAPAL TNS DEFENDER.”&#13;
Penggunaan Personal Protective Equipment (PPE) merupakan elemen penting dalam&#13;
menjaga keselamatan kerja di atas kapal. Namun, pada kapal TNS DEFENDER masih&#13;
ditemukan rendahnya kesadaran dan kedisiplinan awak kapal dalam menggunakan PPE&#13;
saat bekerja, sehingga meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab rendahnya penggunaan PPE serta&#13;
dampaknya terhadap keselamatan kerja di kapal.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi dan wawancara dengan&#13;
perwira serta awak kapal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman&#13;
terhadap bahaya kerja, kebiasaan bekerja tanpa PPE, serta lemahnya pengawasan menjadi&#13;
penyebab utama rendahnya penggunaan PPE. Kondisi ini berpotensi memicu kecelakaan&#13;
seperti cedera kepala, luka pada anggota tubuh, maupun kecelakaan kerja lain yang&#13;
sebenarnya dapat dicegah.&#13;
Sebagai upaya perbaikan, pihak kapal disarankan untuk memperkuat briefing&#13;
keselamatan sebelum bekerja (toolbox meeting), meningkatkan pengawasan penggunaan&#13;
PPE, serta memastikan seluruh awak kapal memahami pentingnya PPE melalui&#13;
pembinaan internal yang rutin.
</description>
<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.stipjakarta.ac.id//handle/123456789/5541</guid>
<dc:date>2026-04-20T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>ANALISIS PENANGANAN MUATAN GUNA MENJAGA KUALITAS MUATAN SELAMA BONGKAR MUAT PADA KAPAL REEFER CARGO MV SOHOH</title>
<link>http://repository.stipjakarta.ac.id//handle/123456789/5540</link>
<description>ANALISIS PENANGANAN MUATAN GUNA MENJAGA KUALITAS MUATAN SELAMA BONGKAR MUAT PADA KAPAL REEFER CARGO MV SOHOH
Raja Fatahillah, May
May Raja Fatahillah, 2025. “Analisis Prosedur Penanganan Muatan Tuna Beku Guna&#13;
Menjaga Kualitas Produk Selama Bongkar Muat Pada Kapal Reefer Cargo Mv Sohoh”&#13;
Penanganan muatan tuna beku pada kapal reefer cargo merupakan proses yang sangat&#13;
menentukan kualitas produk selama kegiatan bongkar muat berlangsung. Tuna beku&#13;
sebagai komoditas ekspor bernilai tinggi memiliki sensitivitas tinggi terhadap fluktuasi&#13;
suhu, sehingga seluruh tahapan penanganannya harus mengikuti prinsip rantai dingin&#13;
(cold chain) yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur&#13;
penanganan muatan tuna beku di kapal Reefer Cargo MV SOHOH, dengan fokus pada&#13;
pengendalian paparan suhu luar selama bongkar muat serta efektivitas sistem&#13;
pemantauan suhu di ruang palka. Metode penelitian dilakukan secara kualitatif melalui&#13;
observasi langsung, dokumentasi, wawancara, serta studi pustaka selama masa praktik&#13;
laut tahun 2024–2025.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses bongkar muat masih menghadapi beberapa&#13;
kendala, antara lain paparan udara luar yang terjadi akibat keterlambatan pemindahan&#13;
muatan, belum optimalnya penggunaan tirai isolasi termal, serta pemantauan suhu yang&#13;
masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut berpotensi mengakibatkan fluktuasi&#13;
suhu yang dapat menurunkan mutu tuna beku, seperti perubahan tekstur, penurunan&#13;
kualitas sensorik, dan meningkatnya risiko kontaminasi. Penelitian ini&#13;
merekomendasikan penerapan tirai isolasi termal secara konsisten pada pintu palka,&#13;
penggunaan sistem pemantauan suhu otomatis berbasis data logger real-time, serta&#13;
peningkatan kompetensi kru melalui pelatihan teknis yang berkelanjutan. Dengan&#13;
penerapan langkah-langkah tersebut, stabilitas suhu dapat dipertahankan dan kualitas&#13;
tuna beku dapat terjaga hingga proses distribusi akhir.
</description>
<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.stipjakarta.ac.id//handle/123456789/5540</guid>
<dc:date>2026-04-20T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>ANALISIS KINERJA KRU KAPAL MV ANDHIKA PARAMESTI DALAM MENANGGULANGI SITUASI DARURAT</title>
<link>http://repository.stipjakarta.ac.id//handle/123456789/5537</link>
<description>ANALISIS KINERJA KRU KAPAL MV ANDHIKA PARAMESTI DALAM MENANGGULANGI SITUASI DARURAT
Adam Arif Ramdani, Mohammad
Mohammad Adam Arif Ramdani 2025 “Analisis Kinerja Kru Kapal MV. Andhika&#13;
Paramesti Dalam Menanggulangi Situasi Darurat”&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja kru kapal dalam&#13;
menanggulangi situasi darurat di atas kapal MV. Andhika Paramesti. Situasi darurat&#13;
merupakan kondisi tidak normal yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan berpotensi&#13;
mengancam keselamatan jiwa kru, keselamatan kapal serta lingkungan laut.&#13;
Permasalahan utama yang ditemukan dalam penelitian ini adalah kurangnya keterampilan&#13;
dan kesiapan kru kapal serta koordinasi dan komunikasi yang belum optimal dalam&#13;
menghadapi situasi darurat.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi langsung selama&#13;
pelaksanaan praktik laut, wawancara dengan kru kapal serta telah terhadap prosedur&#13;
keselamatan yang diterapkan di atas kapal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang&#13;
optimalnya pelatihan, lemahnya pemahaman terhadap prosedur keselamatan, serta&#13;
komunikasi yang tidak efektif menjadi penyebab utama rendahnya kinerja kru kapal&#13;
dalam menanggulangi situasi darurat. Selain itu, kurangnya pengawasan dan evaluasi&#13;
latihan menyebabkan kesiapsiagaan kru belum berjalan secara maksimal. Rekomendasi&#13;
yang diberikan meliputi peningkatan pelatihan berbasis kompetensi, penguatan&#13;
penerapan Crew Resource Management serta evaluasi latihan secara berkelanjutan agar&#13;
kinerja kru kapal menjadi lebih efektif, aman, dan terkoordinasi.
</description>
<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.stipjakarta.ac.id//handle/123456789/5537</guid>
<dc:date>2026-04-20T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Optimalisasi pengecekan perlengkapan emergency shutdown system (ESDS) terhadap kelancaran proses bongkar muat kapal LPG/C Gas Marella</title>
<link>http://repository.stipjakarta.ac.id//handle/123456789/5535</link>
<description>Optimalisasi pengecekan perlengkapan emergency shutdown system (ESDS) terhadap kelancaran proses bongkar muat kapal LPG/C Gas Marella
Novriandi Susanto, Egiet
Novriandi Susanto, Egiet. 2025. “Optimalisasi Pengecekan Perlengkapan Emergency&#13;
Shutdown System (ESDS) Terhadap Kelancaran Proses Bongkar Muat di Kapal LPG/C Gas&#13;
Marella”&#13;
Emergency Shutdown System (ESDS) merupakan sistem keselamatan vital dalam proses&#13;
bongkar muat muatan gas cair seperti LPG, terutama di kapal jenis LPG/C seperti MT Gas&#13;
Marella. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sering terjadinya kendala dalam sistem ESDS yang&#13;
menyebabkan terhambatnya proses bongkar muat serta meningkatnya risiko operasional.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama kurang optimalnya perawatan&#13;
dan pengecekan perlengkapan ESDS, serta merumuskan solusi untuk meningkatkan kelancaran&#13;
proses bongkar muat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan&#13;
pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung saat praktik laut,&#13;
wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala&#13;
utama berasal dari kurangnya pemeliharaan solenoid valve, minimnya pelatihan awak kapal&#13;
terhadap sistem ESDS, dan tidak optimalnya pelaksanaan Planned Maintenance System&#13;
(PMS). Alternatif solusi yang diusulkan meliputi optimalisasi perawatan berkala dan insidentil,&#13;
pelatihan keterampilan awak kapal, serta penguatan prosedur familiarisasi sistem ESDS.&#13;
Kesimpulannya, optimalisasi pengecekan dan perawatan ESDS terbukti mampu meningkatkan&#13;
efisiensi waktu bongkar muat dan menjamin keselamatan operasional kapal LPG.
</description>
<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.stipjakarta.ac.id//handle/123456789/5535</guid>
<dc:date>2026-04-20T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
